Jumat, 25 November 2011
SEKARANG SAATNYA AKU PERLU AIR MATA
Ada saat di mana aku untuk setia.
Di kala kau jauh yang terlihat hanya gambarmu.
Dan ada saat aku sangat merindukanmu.
Bila kesunyian telah mencekam hatiku.
Mungkin sudah saatnya aku berlari mengejarmu.
Untuk mengetahui siapa dirimu sesungguhnya.
Mungkinkah kau hanya wanita pemain cinta.
Yang hinggap dari laki ke lelaki lainya.
Sudah saatnya aku mencari tau kesungguhan cintamu.
Yang aku rasakan hanya cinta manis dari bibirmu.
Kata-kata cintamu tlah membuaiku dalam angan2 bahagia.
Ketika aku tau di hatimu bukanlah aku yang kau cinta.
Hatiku hancur bagai debu yang berserakan.
Nestafa cinta terulang lagi di saat cinta subur di hati.
sekarang saat aku perlu air mata untuk menghiburku.
Untuk mendapingiku di kesendirian yang pilu.
kini lelaki lain ada tersimpan di hatimu.
puaskan cintamu olehnya yang berada di hatimu.
Biarkan aku di sini bersanding pilu dengan mesra.
yang menusuk syaraf tubuhku setajam sembilu.
Sebelum engkau datang kembali padaku.
Aku ijinkan kau bandingkan ketulusan cintaku dengannya.
Dan bila kau tlah tau siapa pemilik cinta suci itu aku.
Maka hampiri aku dan sucikan hatimu oleh kemunafikan cinta.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar