Subscribe:

Jumat, 23 September 2011

AIR MATA RINDUKU MENGUKIR PETA CINTA


Pohon pohon tlah tertutup gelapnya malam.
Dedaunan tertiup angin membawa hembusan rindu.
kesunyian malam ini membakar hatiku yang kering.
menyemburkan cahaya rindu dalam hatiku.
apakah kau mersakan hal sama..


suara binatang malantunkan irama indah.
Dengan alunan menghias malam2ku yang sunyi.
Menari meliuk menyeret anganku...!!
menyempurnakan piluku yang menahan rindu.
Aku tersungkur lelah menahan rindu.

Guguran kelopak mawar menjelma air mata.
menetes mengukir peta kesesedihan.
Aku terdiam hanyut pada dinginya malam.
Lubuk hatiku akan slalu memendam kerinduan.
sepucuk puisi malam menemaniku dengan kesetiaan.

0 komentar:

Posting Komentar